DPRD Kalteng__Sirajul Rahman 1

FOTO Ist.: Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman

PALANGKA RAYA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Sirajul Rahman, berharap pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah dapat melanjutkan pembangunan ruas jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Murung Raya dengan Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, guna memperkuat konektivitas antarwilayah.

Menurut Sirajul Rahman, keberlanjutan pembangunan ruas jalan tersebut sangat dibutuhkan karena menjadi akses penting bagi masyarakat dalam menunjang mobilitas, khususnya menuju Kota Palangka Raya. “Harapannya pembangunan jalan ini bisa kembali dilanjutkan karena manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia mengatakan, infrastruktur jalan yang memadai memiliki peran strategis dalam memperlancar aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antarwilayah di Kalimantan Tengah.

Sirajul menilai keberadaan jalan nasional tersebut juga akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kelancaran distribusi barang, mobilitas masyarakat, dan peningkatan pelayanan publik.

Selain memberikan manfaat ekonomi, pembangunan jalan yang berkelanjutan dinilai penting agar infrastruktur yang telah dibangun sebelumnya tetap memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat.

“Ini adalah aset yang sudah dibangun, sehingga perlu terus diperhatikan dan dilanjutkan, jangan sampai terbengkalai,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa kebijakan efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Tengah.

Namun demikian, Sirajul berharap pemerintah tetap dapat menyusun perencanaan pembangunan secara bertahap agar ruas jalan tersebut kembali memperoleh alokasi anggaran sesuai kemampuan keuangan negara.

“Harapannya bisa menjadi prioritas dan dilanjutkan secara bertahap hingga tuntas,” tandas Sirajul. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *