DPRD Kalteng__ Abdul Hafid 1

FOTO Ist.: Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid

PALANGKA RAYA – Pembangunan ruas jalan Cempaga Mulia–Kampung Melayu kembali menjadi aspirasi utama masyarakat dalam kegiatan reses Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid. Infrastruktur tersebut dinilai sangat dibutuhkan untuk membuka keterisolasian sejumlah desa di wilayah pesisir dan mempercepat pemerataan pembangunan.

Abdul Hafid menegaskan pihaknya akan terus mengawal aspirasi masyarakat agar pembangunan ruas jalan tersebut dapat direalisasikan melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran yang berlaku. “Kami akan terus mendorong agar pembangunan ruas jalan ini dapat direalisasikan secara bertahap, sehingga masyarakat yang selama ini terisolasi bisa segera merasakan manfaatnya,” tegasnya, baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa Seragam Jaya, Kecamatan Seranau, Ngajo, menyampaikan bahwa hingga saat ini masyarakat di sejumlah desa pesisir masih menghadapi keterbatasan akses transportasi darat karena belum tersedianya infrastruktur jalan yang memadai.

Kondisi tersebut dinilai memberikan dampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, pelayanan kesehatan, hingga akses pendidikan.

Menurut Ngajo, terbukanya akses jalan akan memberikan perubahan besar bagi masyarakat karena aktivitas ekonomi dan pelayanan publik dapat berjalan lebih lancar. “Jika akses jalan ini terbuka, tentu akan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan meningkatkan taraf hidup mereka,” ujarnya.

Data yang disampaikan menunjukkan bahwa di Kecamatan Hanaut masih terdapat 14 desa yang mengalami keterbatasan akses, sedangkan di Kecamatan Seranau terdapat lima desa dan satu kelurahan yang menghadapi kondisi serupa.

Abdul Hafid menilai pembangunan jalan penghubung tersebut menjadi salah satu kebutuhan mendasar dalam mendukung pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.

Ia juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah agar pembangunan ruas jalan tersebut dapat menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah. “Kami berharap seluruh proses dapat berjalan bertahap sehingga masyarakat di wilayah pesisir segera memperoleh akses yang lebih baik dan merasakan manfaat pembangunan secara nyata,” tandas Abdul Hafid. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *