DPRD Kalteng__Freddy Ering 1

FOTO Ist.: Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohannes Freddy Ering

PALANGKA RAYA – DPRD Kalimantan Tengah menyoroti belum optimalnya pemanfaatan kesempatan penambahan satu juta formasi guru dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut dinilai perlu segera dievaluasi agar tidak berdampak terhadap pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik di berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohannes Freddy Ering, mengatakan pihaknya akan melakukan pendalaman terhadap persoalan tersebut dengan memanggil instansi terkait guna memperoleh penjelasan yang menyeluruh. “Kami ingin memastikan apa saja kendala yang dihadapi, sehingga penyerapan formasi ini belum berjalan maksimal,” ujarnya, baru-baru ini.

Menurutnya, pemenuhan kebutuhan guru merupakan salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sehingga peluang yang diberikan pemerintah pusat harus dimanfaatkan secara maksimal.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Kalimantan Tengah akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Daerah guna membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam proses penyerapan formasi tersebut.

“Melalui RDP, kami berharap ada penjelasan rinci, baik dari sisi administrasi, persyaratan, maupun kendala teknis lainnya yang menjadi penghambat,” jelasnya.

Yohannes menilai evaluasi secara menyeluruh diperlukan agar hambatan yang terjadi dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui langkah-langkah yang tepat.

Ia berharap hasil pembahasan bersama instansi terkait dapat menghasilkan solusi konkret sehingga kesempatan penambahan formasi guru tidak terlewatkan dan kebutuhan tenaga pendidik di daerah dapat dipenuhi secara bertahap.

“Kita ingin ada solusi konkret yang bisa segera diterapkan, sehingga kebutuhan guru di Kalteng dapat terpenuhi secara bertahap dan merata,” tandas Yohannes. (Red/Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *