FOTO Ist.: Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh
KASONGAN – Kegiatan reses perseorangan Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, di Desa Petak Bahandang, Kecamatan Tasik Payawan, Kabupaten Katingan, dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kegiatan sosial keagamaan serta peningkatan keamanan lingkungan.
Faridawaty Darland Atjeh mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan fungsi representasi anggota legislatif dan akan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD. “Saya menerima seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, baik terkait seragam ibu-ibu yasinan maupun kebutuhan alat pemadam kebakaran. Ini akan kami perjuangkan agar dapat direalisasikan sesuai dengan prioritas dan kemampuan anggaran,” ujarnya, baru-baru ini.
Pertemuan yang berlangsung di Yayasan Kerukunan Umat Permata Katingan tersebut dihadiri perwakilan masyarakat yang menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai penting bagi kehidupan sosial dan keselamatan warga desa.
Dalam forum tersebut, masyarakat mengusulkan bantuan seragam bagi kelompok ibu-ibu yasinan yang beranggotakan sekitar 116 orang sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan di lingkungan desa.
Menurut warga, keberadaan seragam akan memperkuat rasa kebersamaan sekaligus menjadi identitas kelompok dalam menjalankan berbagai kegiatan sosial keagamaan yang selama ini aktif dilaksanakan.
“Usulan masyarakat tersebut menjadi perhatian kami karena kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam mempererat hubungan sosial dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” katanya.
Selain aspirasi di bidang sosial, warga juga menyampaikan kebutuhan akan sarana penanggulangan kebakaran berupa Alat Pemadam Api Ringan (APAR) hingga usulan pengadaan mobil pemadam kebakaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
Faridawaty menilai usulan tersebut patut menjadi perhatian karena masih terbatasnya fasilitas penanggulangan kebakaran di wilayah desa dapat meningkatkan risiko apabila terjadi musibah yang membutuhkan penanganan cepat.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara langsung saat reses, karena menjadi bagian penting dalam penyusunan program pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat. “Dengan komunikasi yang baik antara masyarakat dan wakil rakyat, berbagai aspirasi akan terus kami perjuangkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan prioritas pembangunan,” tandas Faridawaty. (Red/Adv)
